pengunjung

Senin, 17 April 2017

Kekuatan Networking

Kekuatan Networking Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“No bird soars too high if he soars with his own wings. – Tidak ada burung terbang terlalu tinggi bila ia terbang dengan sayap-sayapnya sendiri.” ~ William Blake

Kurang lebih William Blake mengungkapkan bahwa setiap mahkluk di dunia ini memerlukan satu sama lain untuk dapat berprestasi dan hidup bahagia. Meskipun kita berada di era modern, dimana segala sesuatu dapat dikendalikan dengan tehnologi mutakhir, tetapi kesuksesan berprestasi dan kebahagiaan kita masih sangat bergantung terhadap keberhasilan menciptakan networking.

Dalam dunia usaha lazim dikatakan kita tidak bekerja jika tidak membangun networking atau hubungan sosial. Dengan kata lain menjalin hubungan sosial dengan siapa pun menjadi bagian penting dalam segala aktivitas kehidupan, entah pada saat kita di tempat kerja, di rumah, lingkungan rumah, tempat umum dan perbelanjaan dan lain sebagainya. Apa sebenarnya arti networking sehingga berdampak sangat besar terhadap kehidupan kita?

Networking adalah membangun hubungan dengan orang lain atau organisasi yang berpengaruh terhadap kesuksesan pofesional maupun personal. Karena networking lebih dari sekad
... baca selengkapnya di Kekuatan Networking Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 06 April 2017

Taman Dian

Taman Dian Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pagi yang indah di kota yang berjulukan “kota tepian” ini. Cuaca yang berawan sedikit gelap menandakan tak lama lagi turun rinai hujan. Dian tak lama lagi akan memasuki sekolah semester empat. Dian hanya satu dari segelintir orang yang hidup dengan keadaan yang terbatas, bahkan sangat terbatas sehingga tak jarang yang mencemooh dirinya karena keterbatasannya itu. Bahkan sampai ada yang tega memfitnah dirinya hingga banyak yang enggan mendekatinya. Tetapi Dian tetap tegar, kuat dan sedikit pun tak mempengaruhi kehidupannya karena Dian tahu bahwa hidup bagaikan roda yang berputar.

Dian mempunyai dua penyemangat dalam hidupnya, tak lain adalah sang ibunda tercinta. Kepada beliau lah Dian menceritakan semua yang dia dapat, entah celaan ataupun hinaan. Sang bunda mengatakan kepada Dian bahwa tidak perlu mendengarkan kata mereka, anggaplah itu semua pujian dari para utusan Allah untuk membangkitkan semangatmu. Penyemangatnya yang kedua adalah Hafidz, teman semasa SMP-nya. Terkadang Hafidz merasa iba melihat fisik Dian yang terbatas, tapi ada kalanya Hafidz merasa kagum atas pencapaian
... baca selengkapnya di Taman Dian Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 04 April 2017

CARA BAHAGIA

CARA BAHAGIA Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Saya dan istri menyaksikan wajah keduanya sumringah. Mereka menyapa semua orang dengan ramah. Hari itu adalah hari yang berbahagia. Lebih dari seribu lima ratus tamu datang untuk memberikan selamat. Ada berbagai rombongan yang datang dari luar kota, khusus untuk acara kali ini. Dari Bandung, Pekalongan, Semarang, Solo, dan entah dari mana lagi. Mereka menyewa bis khusus. Minggu siang di pertengahan bulan Juli itu, tempat parkir Balai Sudirman di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, penuh. Petugas parkir nampak sibuk mengatur kendaraan yang datang. Satu per satu tamu yang hadir menyalami mereka bergantian. Sebagian minta foto bersama. Sebagian lainnya mempersembahkan lagu-lagu nostalgia. Suasana nampak meriah.

Ruangan penuh sesak karena tak semua tamu kebagian meja dan tempat duduk. Namun semua yang hadir menunjukkan ekspresi gembira. Suara tawa penuh canda terdengar dimana-mana. Makanan yang dihidangkan ludes tak berbekas, ketika tetamu mulai berpamitan. Sungguh sebuah pesta yang semarak. Yang paling unik dari pesta tersebut adalah usia para tamu. Sebagian besar berusia di atas 60 tahun. Umu
... baca selengkapnya di CARA BAHAGIA Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 20 Maret 2017

Anak Penjual Kue

Anak Penjual Kue Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang pemuda yang sedang lapar pergi menuju restoran jalanan dan iapun menyantap makanan yang telah dipesan. Saat pemuda itu makan datanglah seorang anak kecil laki-laki menjajakan kue kepada pemuda tersebut, "Pak, mau beli kue, Pak?"

Dengan ramah pemuda yang sedang makan menjawab "Tidak, saya sedang makan".

Anak kecil tersebut tidaklah berputus asa dengan tawaran pertama. Ia tawarkan lagi kue setelah pemuda itu selesai makan, pemuda tersebut menjawab "Tidak dik, saya sudah kenyang".

Setelah pemuda itu membayar kekasir dan beranjak pergi dari warung kaki lima, anak kecil penjaja kue tidak menyerah dengan usahanya yang sudah hampir seharian menjajakan kue buatan bunda. Mungkin anak kecil ini berpikir "Saya coba lagi tawarkan kue ini kepada bapak itu, siapa tahu kue ini dijadikan oleh-oleh buat orang dirumah".

Ini adalah sebuah usaha yang gigih membantu ibunda untuk menyambung kehidupan yang serba pas-pasan ini. Saat pemuda tadi beranjak pergi dari warung tersebut anak kecil penjaja kue menawarkan ketiga kali kue dagangan.

"Pak mau beli kue saya?", pemuda yang ditawarkan jadi risih juga untuk menolak yang ketiga kalinya, kemudian ia keluarkan u
... baca selengkapnya di Anak Penjual Kue Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 26 Februari 2017

Sejarah singkat STM/SMK VOCTECH TANGERANG

SEJARAH STM STM VOCTECH TANGERANG

Perkenalkan nama saya Ronald Yos Tridesla angkatan pertama STM Voctec ,memang tak banyak informasi yang saya dapat , tapi setidaknya saya sebagai alumni dr almamter sekolah ini, mencoba menuliskan ini dengan sdikit pengetahuan saya.

Kurang lebih nya saya mohon maaf krn hanya mau peduli sbg alumni

APRIL 1996 : Berdiri STM voctech ibawah naungan yayasan vocational technolody of indonesia (VTI). maka dari itu, terbitlah izin pendirian sekolah no 2110/i.02.1/Kep/OT/2000 dari kanwil Dep. Pendidikan Nasional Propinsi Jawa Barat dengan nama SMK Voctech dengan jurusan
1. OTOMOTIF
2. ELECTRO                                              Pertama Kali melunaskan Angkatan ke -1
Agustus 1999 : ada perubahan nama nama yayasan menjadi voctech widia karismatika.
April 2005 :
Tahun 2009-2010 : Bertambah jurusan yaitu teknik komputer dan jaringan
2012 : akreditasi teknik komputer dan jaringan dengan nilai B
2015 : akreditasi ketiga dengan kompetensi keahlian
1. akuntansi dengan nilai A
2. administrasi perkantoran dengan nilai A
3. Teknik komputer dan jaringan dengan nilai B
2016-2017 : Bertambah jurusan yaitu Teknik Sepeda Motor.             

Jumat, 03 Februari 2017

K+T=H

K+T=H Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Paul G. Stoltz. Pernah dengar nama itu? Adversity Quotient. Pernah dengar istilah itu?

Lalu, apa hubungan keduanya? Kalau Anda belum pernah mendengar atau membaca tentang keduanya, ijinkan saya beritahu. Adversity Quotient adalah judul buku yang ditulis oleh Paul G.Stoltz tahun 1997, sekitar dua tahun setelah dunia digoncangkan oleh publisitas Emotional Quotient-nya Daniel Goleman. Dan setelah itu, sejumlah penulis menawarkan berbagai jenis ”quotient” lainnya; dengan atau tanpa penelitian yang mendalam.

Apa terjemahan yang tepat untuk Adversity Quotient (AQ) ini? Kecerdasan mengatasi kesulitan, kecerdasan mengubah masalah menjadi berkah, dan kecerdasan adversitas adalah beberapa ”terjemahan” yang digunakan kawan-kawan di Indonesia. Adversity sendiri punya sinonim nasib buruk, kemalangan, kesulitan, masalah, dan sejenisnya. Jadi, upaya menerjemahkan kata itu cukup sah buat saya. Namun untuk kepentingan tulisan ini, mari kita gunakan saja singkatannya: AQ.

Salah satu tiang utama penopang teori AQ adalah asumsi bahwa ”kejadian atau peristiwa tidak penting, namun
... baca selengkapnya di K+T=H Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 16 Januari 2017

Biasa-Biasa Saja

Biasa-Biasa Saja Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pernah suatu kali ada seorang pelatih olahraga dengan bersemangat berpidato di depan timnya: MUSUH DARI HEBAT ADALAH BAGUS! (the enemy of GREAT is GOOD)

Pernyataan sederhana itu mengandung kebijaksanaan yang luar biasa. Selama kita merasa puas dengan yang bagus, kita tidak akan pernah menjadi yang hebat.

Penulis Inggris, Somerset Maugham, pernah berkata, "Yang menarik dari kehidupan adalah jika anda menginginkan hanya yang terbaik, biasanya anda akan mendapatkannya."

Sebaliknya juga benar. Jika anda menginginkan kehidupan yang biasa-biasa atau seadanya, anda juga akan mencapainya.

Sejumlah orang menjalani kehidupan tanpa menyadari adanya "alasan" yang membebani mereka. Beberapa orang lain menyadarinya, tetapi terus memelihara "alasan" tersebut.

Mengapa? Karena "alasan" tersebut memberikan zona nyaman, dimana pencapaian seadanya bisa diterima umum.

Mereka dengan rela memelihara berbagai "alasan" tersebut karena hal itu memungkinkan mereka menyerahkan tanggung jawab atas kesuksesan mereka kepada orang lain, sekaligus menimpakan kesalahan atas kegagalan mereka pada orang lain.

Mereka punya alasan "yang masuk akal" untuk setiap hal dalam kehidupan mereka.

Tetapi, jika kita tiba-tiba tidak
... baca selengkapnya di Biasa-Biasa Saja Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 12 Januari 2017

Selembar Tiket Kereta

Selembar Tiket Kereta Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Semenjak kecil, saya takut untuk memperingati hari ibu karena tak berapa lama setelah saya lahir, saya dibuang oleh ibu saya.

Setiap kali peringatan hari ibu, saya selalu merasa tidak leluasa karena selama peringatan hari ibu semua acara televisi menayangkan lagu tentang kasih ibu, begitu juga dengan radio dan bahkan iklan biskuit pun juga menggunakan lagu tentang hari ibu.

Saya tidak bisa meresapi lagu-lagu seperti itu. Setelah sebulan lebih saya dilahirkan, saya ditemukan oleh seseorang di stasiun kereta api Xin Zhu. Para polisi yang berada di sekitar stasiun itu kebinggungan untuk menyusui saya. Tapi pada akhirnya, mereka bisa menemukan seorang ibu yang bisa menyusui saya. Kalau bukan karena dia, saya pasti sudah menanggis dan sakit. Setelah saya selesai disusui dan tertidur dengan tenang, para polisi pelan-pelan membawa saya ke De Lan Center di kecamatan Bao Shan kabupaten Xin Zhu. Hal ini membuat para biarawati yang sepanjang hari tertawa ria akhirnya pusing tujuh keliling.

Saya tidak pernah melihat ibu saya. Semasa kecil saya hanya tahu kalau saya dibesarkan oleh para biarawati. Pada malam hari, di saat anak-anak yang lain sedang belajar, saya yang tidak ada kerjaan hanya bisa menggangu para biarawati. Pada saat mereka masuk ke altar untuk mengikuti kelas malam, saya juga akan ikut masuk kedalam.

Terkadang saya bermain di bawah meja altar, mengganggu biarawati yang sedang berdoa dengan
... baca selengkapnya di Selembar Tiket Kereta Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 11 Oktober 2016

Merdeka Atau Tidak Sama Sekali

Merdeka Atau Tidak Sama Sekali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di sini, di tempat inilah aku terjatuh bersimbah darah, serpihan-serpihan besi alumunium tertancap hampir di seluruh tubuhku, biji-biji peluru belanda kian melengkapi sakaratulku waktu itu, terasa ngilu dan sedikit pegal di punggungku. Sempat bertanya, entah apa yang ku perjuangkan, diri sendiri, keluarga, atau mungkin negeri yang semerawut ini? Genggaman erat bambu runcingpun tak terasa terlepas perlahan, mataku sayup terkantuk menyambut tidur yang ku pastikan akan nyenyak. Teriringi bayang-bayang penyemangat dari seorang sosok pelopor anti penjajah. Seruan kerasnya membuatku tersenyum sesaat sebelum aku…
“Dengarlah aku wahai rakyatku, kita sebagai orang Indonesia harus menjaga harga diri negeri ini, jangan sampai mereka mengambil semuanya dari kita!”
Dengan gagahnya ia menyerukan perlawanan dari penjajahan orang-orang asing itu.
“Kalian jangan diam saja, ayo kita lawan dan kibarkan merah putih di penyangga tertinggi. MERDEKA… MERDEKA… MERDEKA…!”
Semua orang kian berseru ‘MERDEKA… MERDEKA… MERDEKA!’.
... baca selengkapnya di Merdeka Atau Tidak Sama Sekali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Senin, 10 Oktober 2016

Suara Sumbang

Suara Sumbang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Matahari siang ini masih saja terik seperti biasanya, rasanya hanya beberapa jengkal saja dari kepala. Keadaan ini membuat kerongkonganku kering kerontang sehingga memaksa tubuhku untuk dipenuhi haknya. Kuputuskan untuk rehat sejenak di pos satpam sebuah restoran yang sering kulewati. Karena satpam yang menjaga tersebut sudah lama mengenaliku, jadi mudah saja bagiku untuk mendapat ijin darinya.

“Siang ini kita makan apa ya?” seloroh seorang lelaki berdasi kepada kedua rekan sejawatnya ketika turun dari mobil jeep hitam yang mereka kendarai.
“Saya tahu restoran Jepang yang menyajikan makanan lezat di sekitar sini, beberapa minggu lalu saya pernah mencobanya.” Jawab rekannya sambil membetulkan letak kaca mata minusnya.
“Baiklah kalau begitu, kita akan makan siang di sana” sahut rekan lainnya.

Setelah memarkirkan mobil, bapak-bapak yang diperkirakan berprofesi sebagai pejabat tersebut berjalan bersama menuju restoran yang dimaksud sambil membicarakan berbagai hal. Birokrasi, manipulasi, paradigma, otoritas, eksploitasi dan sederet istilah-istilah asing yang mereka lontarkan entah apa artinya aku tak tahu atau lebih tepatnya aku tak mau tahu apa maksud dari istilah-ist
... baca selengkapnya di Suara Sumbang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rabu, 14 September 2016

Perjuangan Agar Bisa Menghafal Pantun

Perjuangan Agar Bisa Menghafal Pantun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Hai! Namaku Tata. Aku mempunyai teman yang bernama Arin. aku juga punya teman yang sering meldekku, yaitu Raisa. Aku memang lemah dalam Pantun, tapi, aku sering dijuluki kutu buku.

“Tata! Kasihan banget sih kamu! Gak bisa menghafal pantun! Aku dong! Bisa! Gak kayak kamu!” Ledek Raisa kepada ku. Aku hanya terdiam dan maju ke depan karena dipanggil Bu Rini untuk membaca pantun. Tata membacakan dengan lantang:

Ayam berkokok ayam betina
Ayam dipotong, jadilah kecil
Namaku adalah Tata,
Dan yang… Dan yang…

“Aku lupa!” Kata ku. Teman temannya tertawa. “Hahahahaaa” tawa Raisa, anak yang mengejek ku. Aku pun duduk di kursi ku dan terlihat sedih. Arin, temanku menenangkan ku.

Kringgggggg bel istirahat berbunyi.

Aku berlari ke Toilet bersama Arin.

Di toilet
“Kenapa sih aku gak bisa ngehafal pantun kayak kamu!” Seruku sambil menangis. “Jangan menangis Ta… Kamu pasti bisa, aku akan ajari kamu setiap pulang sekolah”. jelas Arin. “Bener nih Rin?” Tanyaku serius. “bener dong!” Jawab Arin.

Pulang sekolah
“Rin! Kamu jadi kan ngajarin aku?” Tanyaku. “Siap!” Seru Arin.

Akhirnya, aku terus berlatih, hingga 2 minggu, ak
... baca selengkapnya di Perjuangan Agar Bisa Menghafal Pantun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 19 Agustus 2016

Rumah Tangga Berantakan Karena PLR

Rumah Tangga Berantakan Karena PLR Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Artikel ini saya tulis dengan keprihatinan mendalam terhadap kasus hipnoterapi yang menurut hemat saya masuk dalam kategori malpraktik yang berakibat sangat buruk terhadap klien. Besar harapan saya setelah membaca artikel ini kita semua bisa lebih hati-hati dan arif dalam bertindak, baik sebagai klien maupun hipnoterapis, agar kasus seperti ini tidak terulang lagi.

Beberapa bulan lalu saya mendapat cerita dari salah satu murid saya yang menangani seorang pria yang depresi akibat ditinggal oleh istrinya setelah sang istri, sebut saja Ani, menjalani sesi “hipnoterapi” dengan seorang hipnoterapis terkenal di Jakarta.

Minggu lalu saya mendapat cerita dari murid saya yang lain yang mengatakan bahwa seorang suami, sebut saja sebagai Anto, meninggalkan istrinya juga setelah menjalani sesi “hipnoterapi”. Setelah bertanya lebih dalam akhirnya diketahui bahwa hipnoterapis yang menangani kedua kasus ini adalah hipnoterapis yang sama dan menggunakan teknik terapi yang sama.

Saya sungguh prihatin dengan apa yang dilakukan hipnoterapis ini karena menurut hemat saya ini sudah masuk kategori malpraktik yang sangat fatal.

Cerita lengkapnya begini. Pada kasus pertama, Ani bertemu dengan hipnoterapis ini untuk menjalani Past Life Regression (PLR). Alasan Ani adalah ia ingin mengetahui siapa soulmate-nya di kehidupan lampau. Tanpa bertanya lebih mendalam, menggali lebih detil alasan dan tujuan klien meminta PLR, hipnoterapis ini langsung melakukannya
... baca selengkapnya di Rumah Tangga Berantakan Karena PLR Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 16 Agustus 2016

Arsitektur Surga

Arsitektur Surga Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Anda ingin lebih kreatif dan tampil impresif? Berpikirlah nyleneh, maka Anda akan mendapat keduanya.

Kedahsyatan berpikir nyleneh terletak pada daya kejutnya. Setelah itu, tergantung mau diteruskan ke mana dan seperti apa. Ada yang menggelutinya dengan serius dan mendapatkan kebijaksanaan karenanya. Tapi, ada pula yang hanya terperangkap pada kenylenehan itu dan tak mendapat apa-apa.

Berpikir nyleneh ini bisa kita terapkan di bidang apa pun, tapi paling mudah kita lakukan terhadap hal-hal yang terkait dengan agama. Kenapa? Karena di sana memang ada banyak hal yang aneh. Kerena keanehannya itu, kalau kita menggunakan akal sehat kita, dengan mudah kita menemukan suatu ketidak-masuk-akalan dalam suatu praktik keagamaan. Kalau kita tunjukkan keanehan itu, muncul konsekuensi tertentu. Pertama, orang terprovokasi untuk berefleksi dengan lebih serius terhadap praktek yang selama ini dijalani, dan menjadi lebih bijak serta mendalam karenanya. Kedua, orang akan tetap pada kebiasaan m
... baca selengkapnya di Arsitektur Surga Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Superfood: Seabreg Khasiat dari Buah Goji

Superfood: Seabreg Khasiat dari Buah Goji Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kalau Anda pernah minum jamu godog ala cina dari seorang sinshe, maka dalam ramuan yang terdiri dari lebih dari 10 macam herbal Anda akan menemukan buah kering kecil dan pipih berwarnah merah terang. Buah kering tersebut biasa disebut buah goji. Buah goji (Lycium barbarum L.), dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama kechi, adalah tanaman jenis beri-berian, termasuk tanaman malam (Solanaceae) seperti tanaman tomat, kentang, cabai, dan terung. Buah goji yang berasal dari negara China mirip buah tomat cherry (tomat mini) dan rasanya manis. Di negara asalnya, buah goji banyak dibudidayakan di daerah Ningxia maupun di daerah lainnya, dipanen sekitar bulan Juli hingga September. Buah goji yang berasal dari Ningxia dikenal memiliki kandungan anti oksidan yang tertinggi di banding buah goji yang ditanam di daerah lainnya.

Buah goji yang dalam bahasa Mandarinnya: Gou qi zi, yang mempunyai arti: ‘wolf’+ ‘energy’+ ‘berry’ sejak 2000 tahun yang lalu telah dibudidayakan dan dipakai sebagai tanaman obat di China. Buah goji dimasukkan dalam kategori: superfood yaitu jenis makanan yang juga bisa mengobati, termasuk juga ginseng dan Ling Zhi. Buah goji merupakan salah satu yang memberi nilai ekonomi yang cukup berarti bagi produk ekspor dari China ke Amerika Serikat dan Eropa. Di Amerika Serikat dan Eropa, buah goji dibuat jus, herbal tea, buah kering (dimakan
... baca selengkapnya di Superfood: Seabreg Khasiat dari Buah Goji Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Hinaanmu Jadikan Motivasi Untukku

Hinaanmu Jadikan Motivasi Untukku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Agustus 2010 aku menerima cinta dari seorang pria bernama Hari, aku tidak tau dia bekerja sebagai apa dan yang aku tahu dia adalah seorang mahasiswa salah satu universitas di Jakarta dan aku tidak mau tau tentang dia. Mungkin aku tidak terlalu mencintai dia dan hari demi hari dia selalu membuat aku menjadi lebih dewasa dan dia selalu menasehati walaupun hanya lewat sms. Akupun jatuh cinta kepadanya, aku ingin hari menjadi suamiku kelak. Dengan tekad aku mencari informasi aku memang tipikal orang yang sangat penasaran, rasa cinta yang besar kepada hari sampai ke dunia maya aku menyakan hari itu siapa? tinggal dimana? bekerja dimana?

Suatu saat hari berpamitan kepadaku, dia pindah kerja di surabaya aku mendengar kabar darinya langsung tidak sadarkan diri. Dan dia berjanji kepadaku 1 bulan sekali dia akan menemuiku. 1 bulan sudah berlalu dalam hatiku perasaan yang tidak karuan dia tidak jauh dari aku dia ada selalu ada. Aku pun mencari pekerjaan di Jakarta dan akupun bersyukur ada perusahaan yang menerimaku orang pertama yang kukabari adalah HARI dan sepertinya dia tidak senang dengan pekerjaanku sekarang dia sering mencemooh, “aku heran kamu bis
... baca selengkapnya di Hinaanmu Jadikan Motivasi Untukku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Trainer Rp 7 M

Trainer Rp 7 M Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Berapa sih penghasilan yang bisa diharapkan oleh seorang trainer profesional di Indonesia?,” tanya seorang kawan dengan nada meremehkan profesi trainer. Ia bekerja sebagai pengusaha skala menengah dengan karyawan 100-an orang. Sebagai pemilik sebuah usaha dagang (trading company), ia sungguh tak paham siapa yang mau membayar jasa pelatihan yang ditawarkan para trainer. Baginya, trainer itu seperti pengajar sekolah atau dosen yang penghasilannya tidak menjanjikan untuk hidup secara memadai (menurut ukurannya, tentu). Saya menanggapi pertanyaannya dengan tersenyum. Belum tahu dia rupanya.

Dalam kesempatan lain, seorang pimpinan lembaga pengorganisasi pelatihan (training organizer) di Surabaya, berbisik pada saya, “Eh sudah tahu belum, trainer itu tahun lalu menambah kekayaannya sekitar Rp 7 M hanya dari kegiatan pelatihan saja. Rata-rata sebulan ia bicara di 15 pertemuan di berbagai kota besar dengan honor Rp 35 juta sekali bicara selama 3-4 jam.” Saya menanggapi bisikannya dengan senyuman. Sudah tahu dia rupanya.

Kawan lain, yang sudah fokus menafkahi keluarganya dari bisnis bicara (pelatihan) selama lima tahunan, suatu kali ditelepon mantan atasannya 7-8 tahun silam. Singkat cerita, sang mantan atasan di perusahaan lama yang sudah pindah ke perusahaan baru dan sekarang menjadi pimpinan terti
... baca selengkapnya di Trainer Rp 7 M Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 13 Agustus 2016

Kisah Dua Tukang Sol

Kisah Dua Tukang Sol Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Mang Udin, begitulah dia dipanggil, seorang penjual jasa perbaikan sepatu yang sering disebut tukang sol. Pagi buta sudah melangkahkan kakinya meninggalkan anak dan istrinya yang berharap, nanti sore hari mang Udin membawa uang untuk membeli nasi dan sedikit lauk pauk. Mang Udin terus menyusuri jalan sambil berteriak menawarkan jasanya. Sampai tengah hari, baru satu orang yang menggunakan jasanya. Itu pun hanya perbaikan kecil.

Perut mulai keroncongan. Hanya air teh bekal dari rumah yang mengganjal perutnya. Mau beli makan, uangnya tidak cukup. Hanya berharap dapat order besar sehingga bisa membawa uang ke rumah. Perutnya sendiri tidak dia hiraukan.

Di tengah keputusasaan, dia berjumpa dengan seorang tukan sol lainnya. Wajahnya cukup berseri. ?Pasti, si Abang ini sudah dapat uang banyak nich.? pikir mang Udin. Mereka berpapasan dan saling menyapa. Akhirnya berhenti untuk bercakap-cakap.

?Bagaimana dengan hasil hari ini bang? Sepertinya laris nich?? kata mang Udin memulai percakapan.

?Alhamdulillah. Ada beberapa orang memperbaiki sepatu.? kata tukang sol yang kemudian diketahui namanya Bang Soleh.

?Saya baru satu bang, itu pun cuma benerin jahitan.? kata mang Udin memelas.

?Alhamdulillah, itu harus disyukuri.?

?Mau disyukuri gimana, nggak cukup buat beli beras juga.? kata mang Udin
... baca selengkapnya di Kisah Dua Tukang Sol Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Gak mau Antri? Apa Kata Dunia?

Gak mau Antri? Apa Kata Dunia? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Pratama Puji

Antri? mendengar kata antri tentunya tak asing lagi di telinga kita, karena antri memang sudah biasa kita hadapi sehari-hari. Antri beli bensin, antri macet, antri naik lift, antri ketika di toilet, dan sebagainya. Rasanya aktivitas kita sehari-hari tak bisa dipisahkan dari antri. Nah yang menjadi pertanyaan apakah kita termasuk orang-orang yang mau antri?

Pada dasarnya antri bisa dikatakan ”sabar menunggu giliran”, memang hal ini bisa menjadi suatu hal yang menjemukan ataupun menyenangkan. Menjemukan karena kita memang tidak terbiasa antri/tidak mau antri, atau kita memang sibuk/sok sibuk. Namun kondisi ini bisa menjadi hal yang menyenangkan bagi orang-orang yang memang bisa ”menikmatinya”. Di situlah tantangannya. Seperti orang memancing, yang sabar menunggu ikannya dan strikeeee

Dan dari situasi antri inilah, bisa dijadikan ajang mencari rezeki bagi orang-orang yang mampu memanfaatkan celahnya. Contohnya: calo STNK di samsat, pungli oleh oknum tertentu untuk mempercepat pelayanan publik, dan masih banyak lagi.

Melihat orang tidak mau antri, saya pun menjadi geregetan. Hal itu saya jumpai ketika mengurus surat pengantar di perusahaan pembiayaan untuk keperluan BPKB. Saya mewakili Bapak. Saya memang telat datang, jam 9 saya baru sampai di kantor dan sudah penuh sesak. Akhirnya tak ada pilihan lain kecuali antri dan menunggu panggilan. Samp
... baca selengkapnya di Gak mau Antri? Apa Kata Dunia? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 30 Januari 2015

huta batak

Huta bukanlah desa atau kampung dalam arti yang kita pahami sekarang. Huta adalah persekutuan hukum dan adat terkecil. Huta merupakan tempat tinggal mereka yang berasal dari satu ompu, satu moyang, dengan atau tanpa boru. Jadi berdasarkan keturunan dan perkawinan.
Dalam soal ini harus dibedakan pengertian huta dari pengertian etnografis dan administratif. Yang menyulitkan pengertian huta ialah bahwa orang mencoba mempergunakan pengertian administratif kepada huta Batak. Terutama setelah pengertian kampung atau desa dengan kelurahan menjadi jelas dan diberlakukan sebagai dasar pengertian umum kampung di Indonesia.
Ini sulit diterapkan di Tanah Batak. Pengertian desa atau kelurahan sudah bersifat administratif, sedang huta Batak bersifat etnografis, berdasarkan keturunan atau kekerabatan. Desa biasa ditempati orang-orang yang bukan kerabat, tetapi huta Batak ditempati orang yang satu marga, bersama atau tanpa boru.
Penggambaran wilayah huta adalah suatu lapangan kecil berbentuk empat persegi dengan halaman bagus, keras dan kosong ditengahnya–tengahnya. Disatu sisi empat bidang persegi itu berdiri sekelompok kecil rumah-rumah (ruma) berbaris, masing-masing rumah memiliki pekarangan dapur sendiri di bagian belakang . Didepan barisan rumah ada lumbung padi (sopo).
Jaman dahulu huta Batak dikelilingi parik (tembok terbuat dari tanah atau batu) yang tingginya sampai 2 meter dan lebar 1 meter. Kalau terbuat dari tanah maka di atasnya ditanam pohon bambu. Kalau dari batu, maka dibagian luar parik ditanam juga bambu. Gunanya sebagai benteng, melindungi huta dari serangan musuh.
Dari penggambaran tersebut, tampak adanya kehidupan suatu kelompok/kesatuan terkecil masyarakat Toba yang mampu mengatur dirinya sendiri. Di dalam rumah tinggal beberapa keluarga dengan anak-anak mereka. Kalau anak-anak perempuan mulai beranjak dewasa maka si gadis akan tinggal di sopo.
Huta dipimpin oleh ‘Raja huta’ keturunan dari marga pionir pendiri huta. Marga pendiri huta disebut marga raja atau marga tano. Dalam hal ini hanya marga raja yang berkuasa atas tanah. Marga-marga lain yang juga tinggal di huta dinamakan marga boru. Mereka ini tidak mempunyai hak atas tanah.
Dalam blog Sianturi Mandosiraja disebutkan bahwa, bisa terjadi marga raja itu membawa juga boru-nya (pengambil istri marga raja) bersama-sama mendirikan huta itu dahulu (rap manombang) sehingga ia adalah juga Raja Huta dan bagian dari pemilik huta. Terbuka peluang orang luar yang datang kemudian menjadi warga, dan diberi hak garap atas sebidang lahan pertanian karena mengawini putri dari marga raja/partano. Ia disebut ‘parripe’, pendatang yang diberi status marga boru. Demikian setiap pendatang selalu berstatus marga boru sehingga mendapat status sebagai warga sesuai prinsip dalihan natolu.
Raja huta menyelesaikan masalah-masalah (kecil) antar keluarga warga huta, membagi lahan garapan bagi keluarga-keluarga, menyelenggarakan perkawinan dengan warga dari huta lain, mewakili huta keluar dsb. Status Raja huta turun-temurun kepada anak sulung. Ia adalah pengayom adat, hak ulayat (golat) dan pemimpin sekuler (soal-soal duniawi)

Selasa, 04 November 2014

Adat Batak dan upacata Batak

1.Upacara Adat Batak MangIrdak atau
Mangganje atau Mambosuri (adat tujuh
bulanan)
Upacara Adat Mangirdak adalah suatu
Upacara yang diperuntukkan kepada
Seorang Ibu yang sedang Mengandung
Bayi yang Usia Kandungan Bayi yang
akan Lahir tersebut sudah mencapai
Tujuh Bulan.
2.Upacara Adat Batak Martutu Aek
Upacara Adat Martutu Aek adalah suatu
Upacara yang diperuntukkan untuk
Pemberian Nama dari Bayi yang sudah
seharusnya diberi Nama oleh Pihak
Keluarga,Sayangnya Upacara ini sudah
Jarang dilakukan oleh Orang Suku Batak
karena Bertentangan dengan Ajaran
Agama.
3.Upacara Adat Batak Mangharoan
Upacara Adat Mangharoan adalah suatu
Upacara yang dilakukan setelah
Kelahiran Seorang Bayi yang sudah
Berumur Dua Minggu,untuk Menyambut
Bayi tersebut ke Satu Keluarga yang Baru.
4.Upacara Adat Batak Hamatean
Upacara Adat Hamatean adalah suatu
Upacara Adat Batak untuk
Kematian,Upacara Adat Batak ini
disesuikan dengan Adat Batak
Toba,Apakah Adat Batak yang akan
dibuat untuk Kematian Seseorang
tersebut.Hal ini berhubungan dengan
beberapa Jenis Upacara Adat Batak
untuk Kematian,Ada Sari Matua,Saur
Matua,Maulibulung dan lain-lain.
5.Upacara Adat Batak Manulangi
Upacra Adat Manulangi adalah suatu
Upacara yang diperuntukkan kepada
Orang Tua yang sudah Lanjut
Usia,kegiatan Menyuapi/Menyulangi ini
dilakukan oleh Anak dan Cucu dari Orang
Tua yang sudah Lanjut Usia
tersebut,Makanan yang diberikan
merupakan Makanan yang di Sukai
Orang Tua tersebut atau Makan Terbaik
yang bisa diberikan oleh Anak dan Cucu.
6.Upacara Adat Batak Mangongkal Holi
Upacara Adat Mangongkal Holi adalah
suatu Upacara Adat Panggilan Tulang
Belulang Orang Tua yang sudah
Meninggal,dan Tulang dari Orang Tua
tersebut dimasukkan ke dalam Tugu atau
Monumen untuk Menghormati Orang Tua
yang telah Meninggal Dunia.
7.Upacara Adat Batak Marhajabuan
Upacara Adat Marhajabuan adalah suatu
Upacara Adat Pernikahan sesuai dengan
Adat Batak Toba,Marhajabuan Artinya
Berumah Tangga Maksud dan Tujuannya
Agar setiap Masyarakat Batak yang
Berumah Tangga harus melalui sebuah
Pesta Adat,Tidak boleh hanya di Baptis
di Gereja atau hanya sekedar Akad Nikah
saja,Upacara Marhajabuan harus juga
disertakan dalam Kegiatan atau Acara
Pernikahan tersebut.

Pomparan ompu Halomoan Naingolan Parhusip

horas..... ini tarombo saya....
NAINGGOLAN PARHUSIP
No.1. RAJA NAINGGOLAN

No.2. (# SIBATU )
            (SIHOMBAR)

No.3. (SIBATUARA)
                (# PARHUSIP)

No.4. TUAN MARNANING

No.5. TUAN NAMORA JOLLUNG

No.6. NAMORA SOBIASON

No.7. TUAN SARIBU PASIR

No.8. PASIR NI LANDO

No.9. LINDI NI AEK

No.10. (#OMPU MARSANTI ULUBALANG)
                  (O.GIRSANG DORIANGIN )
                   (PINTU JONGGI MANAOR)
                   (DAON SIHOL)

 No.11.()

 No.12.()

 No.13. ()

 No.15.()

 No.16. ()

 No.17.(OP.LUHUT)

No.18.Parhusip/ Br.Napitulu (OP.HALOMOAN)  ( Pangaribuan)

NO.19. Amos Parhusip / Br.Gultom (OP.REDO) (Pangaribuan-Sibolga)

NO.20a.#SIHAR PARHUSIP /L. Br.Suanturi (op.paima)-(Pangaribuan / muara -Toba)
a1.Redo Utama Parhusip
a2.#RONALD YOS PARHUSIP/S.Br.Sangunsong
a3.Rosyeki V.I / J.M Sipayung
a4.RotriosariJunius Roy
a5.Tosondang Tiur Nauli
a6.Robintang Marsakti Sabhatani
a7.Rointan sari
a8.Rusmanso
a9.Ramot Parulian
(Tangerang)
20b.Basri Parhusip / R.Br.Sianturi (bp.Renta)
b1.Renta
b2.dewi
b3.binsar
b4.amando
(Tangerang)
20c.Hasudungan Parhusip / Br.Gultom(bp.Corry)
c1.corry
c2.lores
c3.lengga
c4.keke
(Tangerang)
20d. Solo Halomoan parhusip (bp.. . 
d1.
d2.
(Pangaribuan)
20e. rumahorbo Erli Br.parhusip (.... )
e1.
e2.
e3
e4........dst
(Tangerang)
jadi nomor 21 sada ma taromboku sian Raja Nainggolan
 Nb : mohon maaf jika ada salah penulisan Nama atau Kalimat
-mauliate-

MASIH renovasi

Senin, 03 November 2014

Tarombo batak

# tarombonya # batak ..
taraaaa........!!!
SILSILAH DAN SEJARAH MARGA BATAK
DARI RAJA BATAK
Pembagian utama Si RAJA BATAK :
1. Guru Tateabulan
2. Raja Isumbaon
Belahan yang dinamakan LOTUNG, yang
mencakup kelompok suku yang
sebenernya, yaitu Himpunan BORBOR,
dan juga sejumlah marga yang lebih
kecil, berasal dari Guru Tateabulan.
Yang dinamakan belahan SUMBA yang
ke dalamnya termasuk sisa kelompok
suku dan marga lainnya, berasal dari
Raja Isumbaon.
Yang termasuk BELAHAN LOTUNG ada 5
yaitu :
1. Raja biakbiak
2. Saribu Raja
Mempunyai 3 Kelompok yaitu
1. LONTUNG
2. BORBOR
3. BABIAT
3. Limbong Mulana
Mempunyai 1 Kelompok yaitu
Limbong (Habeahan)
4. Sagala Raja
Mempunyai 1 kelompok yaitu
Sagala
5. Malau Raja
Mempunyai 4 kelompok yaitu
1. Paseraja – Malau
2. Manik
3. Ambarita
4. Gurning
Rupanya, raja Biakbiak pergi ke Aceh.
Tidak diketahui, apakah ia meninggalkan
keturunan.
Limbong pada pokoknya mendiami
suatu lembah di sebelah selatan
penggung gunung, yang
menghubungkan Pusuk Buhit dengan
tanah datar, dan Sagala Raja Lembah
yang ke arah utara punggung gunung.
Malau Raja tersebar di kawasan
sekeliling Pangururan (pulau dan tanah
diseberangnya), dan dengan memakai
nama Damanik, ia adalah marga yang
memerintah di wilayah swapraja Siantar
di Sumatera Timur.
Belahan SUMBA meliputi :
1. Tuan Sori – mangaraja
mempunyai 3 kelompok :
1. Nai Ambaton
2. Nai Rasaon (R.Mangarerak)
3. Nai Suanon(Tuan
Sorbadibanua)
2. Raja ni Asiasi
Pertama saya akan membahas tentang
pembagian Belahan LONTUNG :
1. LONTUNG
Yang mempunyai anak meliputi :
1. Situmorang
Mempunyai anak :
1. Lumban Pande
2. Lumban Nahor
3. Suhut ni Huta
4. Siringoringo
Mempunyai anak :
1. Lumban Toruan
2. Sipangpang
3. Rumapea
5. Sitohang uruk
6. Sitohang tonga – tonga
7. Sitohang toruan (Lumban Gaol)
2. Sinaga
Mempunyai anak :
1. Bonor
Mempunyai anak :
1. Sidahan Pitu
2. Nadiheong
2. O. Ratus
3. Uruk
3. Pandiangin
Mempunyai anak :
1. R. Humitap
(Pandiangin)
Mempunyai anak :
1. Toga Pande
2. Lumban Uruk
3. Suhut ni Huta
4. Lumban Toruan
2. R. Sumonang
Mempunyai anak :
1. R. Gultom
2. Sidari
(Harianja)
3. Pakpahan
4. Sitinjak
4. Nainggolan
Mempunyai anak:
1. Ruma Hombar
Mempunyai anak :
1. Lumban Tungkup
Dibagi :
1. Ruma Hombar
2. Lumban Raja
2. LumbanNahor
3. Huta Balian
4. Lumban
Siantar
2. Si Batu
Mempunyai anak :
1. Parhusip
2. Batuara
3. Siahaan
4. Ampapaga
5. Simatupang
Mempunyai anak :
1. Sitoga Torop
(Siborutorop)
2. Sianturi
3. Siburian
6. Aritonang
Mempunyai anak :
1. Ompu Sunggu
2. Rajagukguk
3. Simaremare
7. Siregar
Mempunyai anak :
1. Silo
2. Dongoran
3. Silali
Mempunyai anak :
1. Ritonga
2. Sormin
4. Siagian
Keempat marga ‘induk’ pertama
dari Limbong bermukim di Samosir
Selatan Situmorang dan juga di
wilayah – wilayah Sabulan dan
Janjiraja, yang terletak
berhadapan dengan tanah di
seberangnya Pandiangin. Sebagian
dari Situmorang mendiami wilayah
– wilayah Lintong dan Parbuluan
Ritonga; keduanya berada di
dataran tinggi sebelah barat
Gunung Pusuk Buhit; Dari
Pandiangin, sebagian dari keempat
marga R. Sumonang (Samosir)
pindah ke Habinsaran Selatan kira
– kira di sekeliling Pangaribuan
Sinaga, dan dari sana pergi ke
Pahae Timur Ritonga. Satu cabang
dari Nainggolan dapat juga
ditemukan disana. Satu kombinasi
dari bagian – bagian Situmorang
dan Nainggolan bisa dijumpai di
Pusuk.
Ketiga marga ‘induk’ terakhir dari
LONTUNG menetap dikawasan
pantai danau dekat Muara
Simatupang dan Aritonang,
masing – masing menduduki
wilayahnya sendiri, dan juga di
pulau kecil bernama PULO yang
terletak diseberangnya. Siregar
pergi ke Muara dari wilayah kecil
Siregar yang terletak di Sigaol
yang lain – lainnya langsung pergi
ke sana dari Urat di Samosir.
Pecahan – pecahan Simatupang
dan Aritonang pergi ke pinggiran
Dataran Tinggi Humbang yang
berbatasan dengan Muara, tempat
mereka menduduki wilayah –
wilayah Paranginan dan Huta
Ginjang. Pecahan – pecahan
Siregar berjalan melalui Humbang
menuju Habinsaran Selatan
Sinaga, dan dari sana pergi ke
Sipirok Silali dan dolok (dimana
terdapat marga Ritonga dan
Sormin) dan ke Pahae Timur
(wilayah – wilayah Onan Hasang
dan Simangumban). Satu
kelompok kecil Siregar dapat juga
ditemukan antara Laguboti dan
Porsea (Tuan Dibangarna)
2. BORBOR
Mempunyai anak :
1. Tuan Bala Sanuhu
Mempunyai anak :
1. Rimbang Sudara
Mempunyai anak :
1. Pongpang
2. Bala Saribu
Mempunyai anak :
DatuDatu
(Pasaribu)
Mempunyai anak :
1. Sariburaja(Pasaribu)
2. Batu bara
3. Parapat
4. Tarihoran
5. Matondang
6. Saruksuk Sahang ,Maima,
Sipahutar
3. Harahap
4. Tanjung
5. Pusuk
6. D. Pulungan
Mempunyai anak :
Pulungan Lubis
7. Nahulu
2. Sahang Mataniari
Mempunyai anak :
1. Simargolang
2. Rambe
Borbor bisa ditemukan tersebvar di
seluruh Tapanuli. Keterangan –
keterangan mengenai pohon
silsilah dan jalan perserakan dari
anggota di sana sini cukup banyak
mengandung perbedaan.
Pasaribu dan Lubis dapat
ditemukan di Haunatas (dekat
Laguboti Sipaettua) dan di
wilayah – wilayah Pasaribu dan
Lubis yang berada di Habinsaran
Tengah Sinaga, dan sepanjang
yang opung saya tau, Lubis ada
juga di Mandailing Selatan,
Pasaribu di Simanosor (Sibolga
Selatan) dan Barus Hulu.
Marga, begitu kisahnya secara
bersama – sama merupakan
kelompok Daulae di Padang
Lawas, Angkola Selatan, Sibolga
Selatan dan diantara tempat –
tempat lain, di Mandailing sebagai
marga penumpang.
Pada mulanya Sipahutar
menempati wilayah kecil dengan
nama yang sama di Humbang
Timur dari mana dia diusir
olehmarga Silitonga(Pohan) lantas
dia bergerak ke Pagar Batu,
Silindung dan Habinsaran.
Di Angkola Tengah dan Padang
Bolak Harahaplah marga yang
berkuasa; di Kuria Batang Toru di
Angkola Utara dan di Kuria Sayur
Matinggi di Angkola Selatan,
Pulungan.
Rambe merupakan marga yang
memerintah di beberapa wilayah
Dolok Timur.
Yang Kedua saya akan menjelaskan
Belahan SUMBA :
1. Nai Ambaton
Mempunyai anak :
1. Simbolon
Mempunyai anak :
1. Tunggul Sibisa
Mempunyai anak :
Simbolon Altong
Simbolon Tuan
Simbolon Pande
Simbolon
Panihai
2. Suhutni Huta
Mempunyai anak :
Suhut ni Huta
(Nai Ambaton di
Hulu Barus)
Sirimbang Hapotan
2. Munte
Mempunyai anak :
1. Sitanggang
Mempunyai anak :
Sitanggang Bau
Sitanggang Lipan
Sitanggang Upar
Sitanggang Silo
2. Sigalingging
Mempunyai anak :
Simanik Uruk
Marhabang Lali
3. Tambatua
Mempunyai anak :
1. Rumabolon
2. Ruma Ganjang
Mempunyai anak :
Gr. Sotindion
Mempunyai
anak :
Sidabutar
Sijabat
Sidari
Sidabalok
Gr. Sijouon
Mempunyai
anak :
Turnip
Sidauruk
Sitio
Gr. Saoan
Gr. Solaosom
Mempunyai
anak : Sialagan
Datu Ronggur
Mempunyai
anak : Sinapitu
Raja Tamba
Mempunyai
anak : Tamba
3. Ruma Horbo
4. Saragitua
Mempunyai anak :
1. O. Tuan Binur
Mempunyai anak :
Saeng
Simalanggo
Nadeak
Simarmata
2. Saragi
Mempunyai anak :
Sidabungke
Saragi Napitu
3. Tarigan
5. Sinahampung
Marga Simbolon dan Munte,
bersama dengan Saragitua,
tersebar di wilayah – wilayah
Samosir Barat. Pecahan – pecahan
dari Simbolon dan Sigalingging
ada juga yang pergi menuju Si
Onom Hudon dan Siambaton di
Barus Hulu; Sigalingging juga pergi
ke Salak, tempat sebagian mereka
membertuk marga sendiri.
Tambatua pada mulanya pergi ke
wilayah Tamba di daratan
Pandiangin. Raja Tamba menetap
disana, tetapi yang selebihnya
pergi ke Saamosir Timur Laut
Pandiangin dan menyebar di
wilayah itu.
Saragi menjadi marga yang
memerintah di wilayah swapraja
Raya di Pantai Timur Sumatera,
tempat ia bercabang – cabang
secara terpisah. Ia juga menduduki
sebuah daerah kecil ditengah
wilayah swapraja Siantar.
2. Nai Rasaon
Mempunyai anak :
1. Raja Mangarerak
Mempunyai anak :
1. Manurung
Mempunyai anak :
Huta gurgur
Huta Gaol
Simanoroni
2. Sitorus
Mempunyai anak :
Sitorus
Mempunyai
anak :
Pane
Dorling
Boltok
Sirait
Mempunyai
anak :
Siahaan
Siagian
Butar – butar
Mempunyai
anak :
Simananduk
Simananti
3. Purba
4. Tanjung – Sigulang
batu
Dari kelompok suku marga
Manurung, Sitorus, Sirait, dan
Butarbutar menduduki seluruh
Uluan dalam Kelompok kecil.
Sebagian Sitorus menduduki
wilayah kecil Sitorus di tengah –
tengah kelompok Pohan: dari sana
cabang – cabangnya memencar ke
sekitar Parsoburan, dan di sana
antara lain dikenal nama Pane.
Marga Purba dan Tanjung bisa
ditemukan di Pantai Timur
Sumatera dan Tanah Karo.
3. Nai Suanon (Tuan Sorbadibanua)
Mempunyai anak :
1. Sibagot ni Pohan
Mempunyai anak :
1. Tuan Sihubil
Mempunyai anak :
Tampubolon
Silaen
Baringbing
2. Tuan Somanimbil
Mempunyai anak :
Siahaan
Simanjuntak
Mempunyai
anak :
Nasution
Dalimunte
Hutagaol
3. Tuan Dibangarna
Mempunyai anak :
Panjaitan(Dairi)
Silitonga
Siagian(Pardosi)
Sianipar
4. Sonak Malela
Mempunyai anak :
Simangunsong
Marpaung
Napitupulu
Seluruh kelompok Pohan
tersebar di Toba Holbung,
Humbang sebelah Timur
dan di daerah Teluk Porsea,
juga di bagian Utara
Habinsaran. Bagian –
bagian dari kebanyakkan
marga itu ditemukan di
daerah itu, baik dalam
wilayah terpisah maupun
dalam bentuk gabungan.
Bagian – bagian kecil
dengan memakai nama
Pohan, juga memerintah di
Kuria Barus Mudik dan di
Kuria Anggoli. Di
Mandailing Utara dan
Batang Natal, Nasutionlah
marga yang memerintah.
Dalimunte terdapat di
Angkola Selatan. Kedua
marga ini dikatakan
termasuk kekelompok suku
itu.
2. Sipaettua
Mempunyai anak :
1. Pardungdang
Mempunyai anak :
Pangaribuan
Hutapea
2. Pangulu Ponggok
Mempunyai anak :
Hutahaean
Aruan
Hutajulu
3. Partano
Mempunyai anak :
Sibarani
(Sarumpaet)
Sibuea
Kelompok suku ini
menempati kawasan sekitar
Laguboti, hidup sendiri –
sendiri, atau dalam bentuk
gabungan. Sepanjang yang
saya ketahui, tidak ada
perserakan di tempat lain.
3. Silahisabungan
Mempunyai anak:
1. Sihaloho
Mempunyai anak :
Sinaborno
Sinapuran
Sinapitu
Masopang
2. Situngkir
Mempunyai anak :
Sipakar
Sipayung
3. Sondi
Mempunyai anak :
Ruma Sondi
Ruma Sigap
4. Sinabutar
5. Sinabariba
6. Sinabang
7. Pintubatu
Mempunyai anak :
Doloksaribu
Sinurat
Nadapdap
8. Tambunan
Mempunyai anak :
Lumbanpea
Baruara
Lumban Gaol
9. Turgan
Kelompok suku ini tidak
mempunyai kawasan
sendiri, tempat bagian –
bagiannya hidup bersama.
Ia menyebar ke seluruh
Tapanuli Utara, sementara
cabang – cabang besar
juga bisa ditemukan di
Pantai Timur(Khususnya di
tanah Karo), kadang
kadang dengan nama lain.
Puak – puak dari kelompok
ini terutama dijumpai di
wilayah – wilayah Silalahi
dan Paropo di Pantai
Danau Toba(Tanah
leluhurnya yang semula); di
wilayah – wilayah Parbaba
dan Tolping di Samosir
Utara; di wilayah – wilayah
Tinambun, Doloksaribu dan
di banyak tempat lain di
Uluan, tempat mereka
kadang – kadang tinggal
sebagai marga penumpang;
di wilayah Naiborhu dekat
Porsea; di wilayah –
wilayah Tambunan dan
Pagar Batu dekat Balige; di
wilayah Sigotom dekat
Sipahutar; dan juga di
Tuka, Sibolga Utara.
4. Si Raja Oloan
Mempunyai anak :
1. Naibaho
Mempunyai anak :
Siahaan
Sitangkarean
Sidauruk
Hutaparik
Siagian
2. Sihotang
(Sigodangulu)
Mempunyai anak :
Sipardabuan
Uruk
Sorganimusu
Sitorban dolok
Sirandos
Simarsolit
Sihotang
Hasugian
Lumbang Batu
3. Bakkara
4. Sinambela
5. Sihite
6. Simanullang
Naibaho menempati
wilayah kecil dekat
Panguruan; Sihotang
menempati wilayah dengan
nama yang sama di
daratan. Keduanya
menyebar ke Negeri Dairi;
Sihotang juga ke Barus
Hulu.
Bakkara, Sinambela, Sihite
dan Simanullang bermukim
di daerah leluhur. Dua yang
disebut belakangan ada
juga di Humbang dan
Barus Hulu. Sihite juga
merupakan bagian dari
wilayah si Ualu Ompu yang
kecil dekat Tarutung.
5. Toga Sumba
Mempunyai anak :
1. Sihombing
Mempunyai anak :
Silaban
Mempunyai
anak :
Sitio
Siponjot
Lumban Toruan
Mempunyai anak :
Huta Gurgur
Huriara
Nababan
Mempunyai anak :
Dolok
Toruan
Hutasoit
2. Simamora
Mempunyai anak :
Purba
Mempunyai anak :
Pantom
Hobol
Parhorbo
Sigulang batu
Manalu
Mempunyai anak :
Mangararobean
Mempunyai Anak :
Sorimunggu
RumaGorga
Sigukguhi
Ruma Ijuk
Ruma Hole
Mangaradolok
Mempunyaianak :
Paruma
Pareme
Datu
Napunjung
Datu
Soburion
Tongkot
Manodo
Debataraja
Mempunyai
anak :
-Babiat
-Naingol sampetua
Gaja Marbulang
Rambe
Kelompok Sihombing
menduduki daerah
Toga Sumba.
Masing – masing
dari keempat marga
(Cabang –
cabangnya belum
menjadi marga yang
terpisah) menempati
wilayahnya sendiri
dan hidup
bergabung dengan
bagian – bagian
dari yang lainnya.
Sebagian dari
kelompok ini
memencar ke Pahae
Barat Daya.
Kelompok Simamora
menduduki daerah
Togu Sumba. Puak
puak dari ketiga
marga yaitu Purba,
Manalu dan
Debataraja (cabang
– cabang mereka
belum menjadi
marga terpisah)
menduduki wilayah
mereka sendiri dan
hidup bergabung
dengan bagian –
bagian dari yang
lainnya. Marga
Rambe menempati
satu wilayah dengan
nama yang sama di
Barus Hulu bersama
bagian – bagian
dari ketiga marga
lainnya.
Hampirsemua puak
dari Simamora dan
Sihombing(kecuali
Rambe) menempati
wilayah kecil Tipang
dekat Bakkara,
sementara Simamora
juga ada di Bakkara
sendiri, tempat ia
pergi ke dataran
tinggi Humbang. Dia
juga merupakan
satu dari bagian –
bagian wilayah Si
Ualo Ompu dekat
Tarutung.
6. Togu Sobu (Hasibuan)
Mempunyai anak :
1. Sitompul
2. R Hasibuan
Mempunyai anak :
1. Guru
Mangaloksa
si opatPisoran
Mempunyaianak :
Hutabarat
Mempunyai anak :
Hapoltahan
Sisunggulon
Hutabarat
Pohan
Mempunyai anak :
Parbaju
Partali
Panggabean
Mempunyai anak :
LumbanRatus
Simorangkir
Lumban Siagian
Hutagalung
Mempunyai anak :
Miralopak
Mempuunyai
anak :
-Harean
-Napitupulu
;R.Inai na
Mempunyai
anak :
Inai na DasopangBotung HutaToruan
Mempunyai anak :
-Hutapea
-LumbanTobing
2. Guru
Hinobaan
Mempunyai
anak :
;Hasibuan
;Toga Sobu memiliki daerah
Leluhur di Lembah
Silindung kecuali keturunan
Guru Hinobaan yang hanya
bisa ditemukan di wilayah
Hasibuan yang berada di
Tanjung Sigaol.
Marga Sitompul, Hutabarat,
Panggabean, Hutagalung
dan Hutatoruan menduduki
wilayah mereka sendiri,
mereka bergabung di hanya
di wilayah POagar Batu
yang baru dibentuk kira –
kira 1880 dan berada di
pinggiran kelompok suku
Naipospos. Beberapa Marga
juga menjadi bagian dari
wilayah Si Ualo Ompu
dekat Tarutung. Setiap
Kuria di bagian Utara
Sibolga termasuk ke dalam
salah satu marga Sobu.
Hutagalung juga menyebar
ke Padang Lawas, terutama
ke kawasan Sungai
Barumun dan Sosa tempat
ia menduduki seluruh
selatan dengan nama
Hasibuan.
7. Naipospos
Mempunyai anak :
1. Toga Marbun
Mempunyai anak :
Lumban Batu
Mempunyai
anak :
-Marbun
-Sehun
-Meha
-Mungkur
-Banjarnahor
-Lumban Gaol
2. Toga Sipoholon
Mempunyai anak :
-Sinagabariang
-Hutauruk
-Simanungkalit
-Situmeang
Toga Naipospos menempati
wilayah Sanggaran dan
Sihikkit ke sebelah Barat
Parmonangan.
Inilah Silsilah dan Sejarah marga yang
saya ketahui dari Opung saya. Opung
saya sudah hidup lebih dr 75 tahun dan
menerangkan ini dengan baik seakan –
akan ingattannya masih setajam kita
yang masih muda. Mari kita Para
Pemuda dan Pemudi Batak agar
mendalami Silsilah dan Sejarah Suku
kita. Semangat Jiwa MUDA!!!!

Umpasa pantun batak

Umpasa,Umpama Bangso Batak
KUMPULAN UMPASA,UMPAMA BANGSO
BATAK
Manat unang tartuktuk, dadap unang
tarrobung Artinya: Sebelum melakukan
sesuatu lebih baik di teliti dulu situasi apa
yang mau dilakukan
Jolo nidodo asa hinonong Artinya: Sebelum
melakukan sesuatu lebih baik di teliti dulu
situasi apa yang mau dilakukan
Jolo tinaha garung niba, niantan sulangat
niba Artinya: Sebelum melakukan sesuatu
lebih baik kalau kita menyadari kemampuan
diri sendiri.
Aek godang tu aek laut, dos ni roha sibahen
na saut Artinya: Musyawarah untuk mufakat
Balintang ma pagabe tumandangkon
sitandoan
Arinta ma gabe molo marsipaoloan Artinya:
Kita akan mendapatkan keberhasilan jika
seia sekata
OK, TA JAHA MAJO MUSE KUMPULAN NI
UMPASA NA DITORU ON!
Dijolo raja sieahan, dipudi raja sipaimaon
(Hormatan do natua-tua dohot angka raja).
Sada silompa gadong dua silompa ubi,
Sada pe namanghatahon Sudema dapotan
Uli.
Pitu batu martindi sada do sitaon nadokdok
(Unang maharaphu tu dongan).
Jujur do mula ni bada,
bolus do mula ni dame
(Unang sai jujur-jujuri salani dongan, alai
bolushon ma).
Siboru buas siboru Bakkara, molo dung puas
sae soada mara
(Dame ma).
Sungkunon poda natua-tua, sungkunon gogo
naumposo
(Bertanggung-jawab).
UMPASA NI NAPOSO BULUNG.
Jolo tiniktik sanggar laho bahenon huru-
huruan,
Jolo sinukkun marga asa binoto partuturan.
Tudia ma luluon da goreng-goreng bahen
soban,
Tudia ma luluon da boru Tobing bahen
dongan.
Tudia ma luluon da dakka-dakka bahen
soban,
Tudia ma luluon da boru Sinaga bahen
dongan.
Silaklak ni dandorung tu dakka ni sila-sila,
Ndang iba jumonok-jonok tu naso oroan
niba.
Torop do bittang di langit, si gara ni api sada
do
Torop do si boru nauli, tinodo ni rohakku
holoan ho do
UMPASA MANJALO TINTIN MARANGKUP.
Hot pe jabu i, tong doi margulang-gulang
Sian dia pe mangalap boru bere i, tong doi
boru ni Tulang.
Amak do rere, dakka do dupang,
Anak do bere, Amang do Tulang.
Asing do huta Hullang, asing muse do huta
Gunung Tua,
Asing do molo tulang, asing muse do molo
gabe dung simatua.
UMPASA TU NA BARU MARBAGAS.
Dakka ni arirang, peak di tonga onan,
Badan muna naso jadi sirang, tondi mu
marsigomgoman.
Giring-giring ma tu gosta-gosta, tu boras ni
sikkoru,
Sai tibu ma hamu mangiring-iring, huhut
mangompa-ompa anak dohot boru.
Rimbur ni Pakkat tu rimbur ni Hotang,
Sai tudia pe hamu mangalakka, sai tusima
hamu dapot pansamotan.
Dekke ni sale-sale, dengke ni Simamora,
Tamba ni nagabe, sai tibu ma hamu mamora.
Sahat solu, sahat di parbinsar ni ari,
Leleng ma hamu mangolu jala di iring-iring
Tuhan ganup ari.
Ruma ijuk tu ruma gorga,
Sai tubu ma anakmuna na bisuk dohot
borumuna na lambok marroha.
UMPASA MANGAMPU
Molo so boi bulung ni tulan, pinomat bulung
ni salaon,
Ba molo so boi sahali sabulan, pinomat
sahali sataon.
Ni durung si Tuma laos dapot Pora-pora.
Molo mamasu-masu hula-hula mangido sian
Tuhan,
Napogos hian iba, boi do gabe mamora.
Songgop si Ruba-ruba tu dakka ni Hapadan,
Angka pasu-pasu na ni lehon muna,
Sai dijangkon tondi ma dohot badan.
Mardakka Jabi-jabi, marbulung ia si Tulan
Angka pasu-pasu na pinasahat muna,
Sai sude mai dipasaut Tuhan.
Naung sampulu sada, jumadi sampulu tolu,
Angka pasu-pasu pinasahat muna,
Sai anggiatma padenggan ngolu-ngolu.
Naung sapulu pitu, jumadi sapulu ualu,
Angka pasu-pasu pinasat muna hula-hula
nami,
Diampu hami ma di tonga jabu.
Habang pidong sibigo, paihut-ihut bulan,
Saluhut angka na tapangido, sai tibu ma
dipasaut Tuhan.
Obuk do jambulan, nidandan ni boru Samara
Pasu-pasu na mardongan tangiang sian
hula-hula,
AKKA UMPASA NA ASING
Simbora ma pulguk, pulguk di lage-lage,
Sai mora ma hita luhut, huhut horas jala
gabe.
Sinuan bulu sibahen na las,
Tabahen uhum mambahen na horas.
Sititik ma sigompa, golang-golang
pangarahutna,
Tung so sadia pe naeng tarpatupa, sai
anggiat ma godang pinasuna.
Tuat si puti, nakkok sideak,
Ia i na ummuli, ima ta pareak.
Napuran tano-tano rangging
marsiranggongan,
Badan ta i padao-dao, tondita i
marsigomgoman.
Mandurung di aek Sihoru-horu, manjala di
aek Sigura-gura,
Udur ma hamu jala leleng mangolu, hipas
matua sonang sora mahua.
umpasa halak batak di na laho marsirang
Pidong sitapitapi, habang diatas hauma
Horas ma hamu na hupaborhat hami
Horas hami na tininggalhonmuna
Dolok ni Panampahan, tondongkon ni
Tarabunga
Sai horas ma hamu dipardalanan songoni
dung sahat tu inganan muna
Tombak ni Sipinggan di dolok ni Sitapongan
Di dia pe hita tinggal, sai tong ma hita
masihaholongan
Molo adong naing manambai, silahkan di
koment.
Mauliate, horas.

Iwan fheno afi lagu barunya

http://soundcloud.com/iwan-afi-iwan-manurung/iwan-manurung-ijinkan-1

Senin, 25 Agustus 2014

Selasa, 08 Juli 2014

Pengartian REVOLUSI MENTAL JOKOWI


MENGARTIKAN REVOLUSI MENTAL
(Karlina Supelli).


Perkenankan saya terlebih dulu menegaskan bahwa kehadiran saya di sini adalah sebagai seorang undangan yang diminta untuk mengartikan istilah “Revolusi Mental” yang dikemukakan oleh Joko Widodo (Jokowi) dan Tim.
Penegasan ini saya kemukakan karena cara kita memahami sekarang ini diwarnai dengan kecenderungan untuk mengambil apa yang kita lihat dan dengar hanya menurut apa yang kita suka, atau menafsirkannya sesuai kepentingan kita.
Cara pikir ini cenderung mengabaikan substansi. Substansi inilah yang akan saya bicarakan.


Memahami Istilah

1. Untuk itu, pertama-tama perlu saya sampaikan bahwa istilah ‘Revolusi Mental’ banyak dipakai dalam sejarah pemikiran, manajemen, sejarah politik dan bahkan sejarah musik. Penggunaan itu terjadi baik di dunia Barat maupun Timur, baik oleh pemikir Islam, Kristiani, Hinduisme maupun (Zen) Buddhisme. Bung Karno pun pernah menggunakan istilah ini dalam pidato 17 Agustus 1956.

2. Istilah ‘mental’ adalah nama bagi genangan segala sesuatu menyangkut cara hidup – misalnya: ‘mentalitas zaman’. Di dalam cara hidup ada cara berpikir, cara memandang masalah, cara merasa, mempercayai/meyakini, cara berperilaku dan bertindak. Namun kerap muncul anggapan bahwa ‘mental’ hanyalah urusan batin yang tidak terkait dengan sifat ragawi tindakan dan cirri fisik benda-benda dunia. Daya-daya mental seperti bernalar, berpikir, membuat pertimbangan dan mengambil keputusan memang tidak ragawi (tidak kasat mata), tetapi dunia mental tidak mungkin terbangun tanpa pengalaman ragawi. Pada gilirannya, daya-daya mental pun dibentuk dan menghasilkan perilaku serta tindakan ragawi. Kelenturan mental, yaitu kemampuan untuk mengubah cara berpikir, cara memandang, cara berperilaku/bertindak juga dipengaruhi oleh hasrat (campuran antara emosi dan motivasi).

3. Karena itulah kita memakai istilah ‘mentalitas’ untuk menggambarkan dan juga mengkritik “mentalitas zaman”. Ada mentalitas petani, mentalitas industrial, mentalitas priyayi, mentalitas gawai (gadget), dsb. Mentalitas priyayi tentu bukan sekadar perkara batin para priyayi, melainkan cara mereka memahami diri dan dunia, bagaimana mereka menampilkan diri dan kepercayaan yang mereka yakini, cara berpakaian, bertutur, berperilaku, bertindak, bagaimana mereka memandang benda-benda, ritual keagamaan, seni, dsb.

4. Kekeliruan memahami pengertian mental (dan bahkan ada yang menyempitkannya ke kesadaran moral) membuat seolah-olah perubahan mental hanyalah soal perubahan moral yang tidak ada hubungannya dengan hal-hal ragawi seperti soal-soal struktural ekonomi, politik, dsb. Padahal kesadaran moral, atau hati nurani yang mengarahkan orang ke putusan moral yang tepat, hanyalah salah satu buah daya-daya mental yang terdidik dengan baik.

5. Kekeliruan ini muncul dari perdebatan menyangkut kaitan kebudayaan, struktur sosial dan pelaku. Kekeliruan itu terungkap dalam omongan kita sehari-hari: “Wah, itu masalah mental pelakunya!”, atau: “Tidak, itu masalah struktur!” Akibatnya, interaksi keduanya terasa putus. Pokok ini tidak perlu diurai panjang lebar di sini. Cukuplah disebut bahwa kesesatan itu melahirkan pandangan seakan-akan ‘kebudayaan’ berurusan hanya dengan ranah subyektif pelaku, sedangkan ‘struktur sosial’ berurusan dengan ranah obyektif tindakan. Dan keduanya tidak berhubungan. Itu pandangan primitif dan sesat.

6. Bagaimana kesesatan itu dikoreksi? Jawabnya: hubungan integral antara “mental pelaku” dan “struktur sosial” terjembatani dengan memahami ‘kebudayaan’ (culture) sebagai pola caraberpikir, cara-merasa, dan cara-bertindak yang terungkap dalam praktik kebiasaan sehari-hari (practices, habits). Di dunia nyata tidak ada pemisahan antara ‘struktur’ sebagai kondisi material/ fisik/ sosial dan ‘kebudayaan’ sebagai proses mental. Keduanya saling terkait secara integral.

7. Corak praktik serta sistem ekonomi dan politik yang berlangsung tiap hari merupakan ungkapan kebudayaan, sedangkan cara kita berpikir, merasa dan bertindak (budaya) dibentuk secara mendalam oleh sistem dan praktik habitual ekonomi serta politik. Tak ada ekonomi dan politik tanpa kebudayaan, dan sebaliknya tak ada kebudayaan tanpa ekonomi dan politik. Pemisahan itu hanya ada pada aras analitik. Pada yang politik dan ekonomi selalu terlibat budaya dan pada yang budaya selalu terlibat ekonomi dan politik.

8. Selain sebagai corak/pola kebiasaan, tentu kebudayaan juga punya lapis makna yang berisi cara masyarakat menafsirkan diri, nilai dan tujuan-tujuan serta cara mengevaluasinya. Kebudayaan juga punya lapis fisik/material karya cipta manusia termasuk sistem pengetahuan yang melandasinya. Namun dalam praktek sehari-hari ketiganya tidak terpisah secara tajam.

9. Contohnya adalah bagaimana selera dan hasrat terbentuk dari kebiasaan-kebiasaan yang kita peroleh melalui struktur lingkungan. Konsumerisme sebagai gejala budaya lahir dari perubahan struktur lingkungan yang memaksakan hasrat tertentu agar menjadi kebiasaan sosial. Misalnya, kebiasaan berbelanja sebagai gaya hidup dan bukan karena perlu, atau menilai prestise melalui kepemilikan benda bermerek luar negeri.

10. Implikasi dari kekeliruan memahami gejala yang disebut pada butir 5 dan 6 di atas sangat besar. Pernyataan-pernyataan publik seperti pendekatan ekonomi dan politik sudah gagal sehingga diperlukan jalan kebudayaan adalah contoh kekeliruan memahami hubungan integral struktur, kebudayaan, dan pelaku. Kekeliruan itu juga melahirkan anggapan seakan-akan urusan perubahan mental akan menciutkan masalah-masalah kemiskinan dan korupsi sebagai perkara moral bangsa – “kalau moral berubah, selesailah masalah!”. Sungguh keliru anggapan itu.


Operasionalisasi Revolusi Mental

1. Dengan paparan di atas, bagaimanakah kita mengartikan ‘Revolusi Mental’? Revolusi Mental melibatkan semacam strategi kebudayaan. Strategi kebudayaan berisi haluan umum yang berperan memberi arah bagaimana kebudayaan akan ditangani, supaya tercapai kemaslahatan hidup berbangsa. Strategi berisi visi dan haluan dasar yang dilaksanakan berdasarkan tahapan, target setiap tahap, langkah pencapaian dan metode evaluasinya.

2. Tetapi karena ‘kebudayaan’ juga menyangkut cara kita berpikir, merasa dan bertindak, ‘revolusi mental’ tidak bisa tidak mengarah ke transformasi besar yang menyangkut corak cara-berpikir, cara-merasa dan cara-bertindak kita itu. Kebudayaan hanya dapat “di-strategi-kan” (Kebudayaan tentu bukan bidang yang dengan kaku dapat dikemas ke dalam kotak strategi. Oleh karena itu, pengertian “strategi” di sini lebih berfungsi sebagai semacam peta, jalan-jalan yang akan kita tempuh/hindari untuk menjelmakan visi kebaikan hidup bersama) jika kita sungguh memberi perhatian pada lapis kebudayaan tersebut. Karena itu, kunci bagi ‘Revolusi Mental’ sebagai strategi kebudayaan adalah menempatkan arti dan pengertian kebudayaan ke tataran praktek hidup sehari-hari.

3. Jadi, untuk agenda ‘Revolusi Mental’, kebudayaan mesti dipahami bukan sekadar sebagai seni pertunjukan, pameran, kesenian, tarian, lukisan, atau celoteh tentang moral dan kesadaran, melainkan sebagai corak/pola cara-berpikir, cara-merasa, dan cara-bertindak yang terungkap dalam tindakan, praktik dan kebiasaan kita sehari-hari. Hanya dengan itu ‘Revolusi Mental’ memang akan menjadi wahana melahirkan Indonesia baru.

4. Apa yang mau dibidik oleh ‘Revolusi Mental’ adalah transformasi etos, yaitu perubahan mendasar dalam mentalitas (lihat butir 4 untuk pengertian ini), cara berpikir, cara merasa dan cara mempercayai, yang semuanya menjelma dalam perilaku dan tindakan sehari-hari. Etos ini menyangkut semua bidang kehidupan mulai dari ekonomi, politik, sains-teknologi, seni, agama, dsb. Begitu rupa, sehingga mentalitas bangsa (yang terungkap dalam praktik/kebiasaan seharihari) lambat-laun berubah. Pengorganisasian, rumusan kebijakan dan pengambilan keputusan diarahkan untuk proses transformasi itu.

5. Di satu pihak, pendidikan lewat sekolah merupakan lokus untuk memulai revolusi mental. Di lain pihak, kita tentu tidak mungkin membongkar seluruh sistem pendidikan yang ada. Meski demikian, revolusi mental dapat dimasukkan ke dalam strategi pendidikan di sekolah. Langkah operasionalnya ditempuh melalui siasat kebudayaan membentuk etos warga negara (citizenship). Maka, sejak dini anak-anak sekolah perlu mengalami proses pedagogis yang membuat etos warga negara ini ‘menubuh’. Mengapa? Karena landasan kebangsaan Indonesia adalah kewarganegaraan. Indonesia tidak berdiri dan didirikan di atas prinsip kesukuan, keagamaan atau budaya tertentu.

6. Karena itu, pendidikan kewarganegaraan perlu diperkenalkan kepada siswa mulai dari usia dini. Dalam menjalankan Revolusi Mental, pendidikan kewarganegaraan merupakan tuntutan yang tidak dapat diganti misalnya dengan pelajaran agama. Sebaliknya, pelajaran agama membantu pendidikan kewarganegaraan.

7. Untuk keperluan pendidikan kewarganegaraan kita dapat menyusun pertanyaan: (a) Keutamaan/karakter baik (virtue) apa yang harus dipelajari oleh siswa agar menjadi warga negara yang baik? (b) Sebagai infrastuktur kultural, keutamaan/karakter baik (virtue) apa yang perlu dipelajari siswa untuk “menemukan kembali” Indonesia yang dicita-citakan bersama?

8. Sebagai contoh, jika gagasan tentang Indonesia yang mau dikembangkan adalah Indonesia yang bebas korupsi, maka keutamaan yang dididik adalah kejujuran; jika sasarannya adalah kebinekaan, maka yang dididik adalah pengakuan dan hormat pada keragaman budaya, agama, suku/etnisitas, dll; jika kepemimpinan, maka yang dikembangkan adalah tanggungjawab; dst.

9. Tampaknya memang tidak ada yang baru dari hal-hal yang disebut di atas. Dengan memusatkan perhatian pada perubahan kebiasaan sehari-hari yang punyai dampak kebaikan publik, kebaruan terletak pada cara mendidik. Proses pendidikan mesti bermuara ke corak kebiasaan bertindak. Artinya, pendidikan diarahkan ke transformasi dari pengetahuan diskursif (discursive knowledge) ke pengetahuan praktis (practical knowledge). Pengetahuan diskursif tentu sangat dibutuhkan dalam mengawal secara kritis kehidupan berbangsa-bernegara, namun biarlah sementara ini itu jadi urusan para intelektual/cendekia. Bagi agenda ‘Revolusi Mental’, yang paling dibutuhkan adalah pengetahuan praktis – transformasi pada tataran kebiasaan bertindak sehari-hari para warga negara dalam lingkup dan skala seluas bangsa.

10. Keutamaan (virtue) adalah pengetahuan praktis. Ini berarti bahwa dalam proses pendidikan, Revolusi Mental adalah membuat bagaimana kejujuran dan keutamaan lain-lainnya itu menjadi suatu disposisi batin ketika siswa berhadapan dengan situasi konkret. Ketika berhadapan dengan kesulitan saat ulangan, misalnya, siswa tidak lagi melihat kejujuran sebagai hal terpisah dari dirinya. Dia tidak lagi berpikir apakah akan mencontek atau tidak, karena kejujuran sudah menjadi kebiasaan, sudah menjadi habit. Kejujuran mengalir dari dirinya. Ibarat seseorang yang mahir berenang, dia tidak lagi perlu memikirkan ritme gerakan tangan dan kakinya. Gerakan itu menjadi bagian dirinya ketika dia berada di air.

11. Contoh lain bisa kita ambil dari Skandinavia dimana kesetaraan (equality) diajarkan sejak anakanak. Itulah mengapa sistem welfare state menjadi mungkin di Negara-negara Skandinavia. Kendati dikenai pajak progresif, warga memahami arti dan keutamaannya karena kesetaraan sudah menjadi sikap dasar (dan tentu saja juga karena penyelenggara negara yang akuntabel dan tidak korup). Di Jepang, sikap stoic (Jepang: gaman) sudah diajarkan sejak usia 3 – 6 tahun sampai menjadi kebiasaan dan sikap hidup sehari-hari. Kita tentu masih ingat reaksi tenang, rasional, terkendali dan hening masyarakat Jepang yang banyak dibahas media internasional ketika terjadi tragedi nuklir 2011.


Kantung-kantung Perubahan

1. Pendidikan di sekolah hanyalah bagian saja dari proses pendidikan warga negara. Padahal kalau sungguh mau dilaksanakan, Revolusi Mental harus menjadi gerakan kolosal berskala nasional. Gerakan itu mencakup masyarakat seluas bangsa agar perilaku sosial setiap individu menjadikan keutamaan warga negara sebagai kebiasaan.

2. Untuk itu, kita tidak perlu menunggu adanya kebijakan. Silakan memulai dengan membangun kantung-kantung perubahan dan menyusun siasat yang berfokus pada transformasi cara hidup sehari-hari kelompok-kelompok warga negara. Siasat itu melibatkan gerakan rutin dalam bentuk langkah-langkah konkret untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan yang punya dampak terhadap terwujudnya kebaikan hidup berbangsa dan bernegara.

3. Jadi, ‘Revolusi Mental’ bukanlah urusan membikin panggung di mana para selebriti mencari sorak dan puja-puji. Transformasi sejati terjadi dalam kesetiaan bergerak dan menggerakkan perubahan dalam hal-hal yang rutin. Hanya melalui kesetiaan inilah ‘Revolusi Mental’ akan terjadi. ‘Revolusi Mental’ juga tidak akan terjadi hanya dengan khotbah tentang kesadaran moral, serta tidak terjadi dengan pelbagai seminar dan pertunjukan. Semua itu cenderung jadi panggung slogan. Agar ‘Revolusi Mental’ menjadi siasat integral tranformasi kebudayaan, yang dibutuhkan adalah menaruh arti dan praksis kebudayaan ke dalam proses perubahan ragawi menyangkut praktik dan kebiasaan hidup sehari-hari pada lingkup dan skala sebesar bangsa. Arah itu juga merupakan resep bagi masyarakat warga untuk ikut terlibat secara ragawi dalam memulai dan merawat revolusi mental.

4. Jika pada awal Reformasi kita banyak membicarakan civil society, maka inilah arti civil society yang sebenarnya: civil society adalah gerakan para warga negara (citizens) untuk melaksanakan transformasi secara berkelanjutan bagi pemberadaban hidup bersama yang bernama Indonesia.
Itulah ‘Revolusi Mental’.


Sabtu, 05 Juli 2014

Doa dan Harapan seorang RELAWAN JOKOWI dan RAKYAT

Setahun lebih sudah KITA bersama kawan kawan BARA JP 2014(RELAWAN JOKOWI PrESIDEN)  - dari dunia Maya kita dipertemukanenjadi sebuah gerakan nyata
begitu banyak grup yang kita olah setahun ini....
begitu panjang perjalan kita Memaksa pak JOKOWI menjadi presiden negeri ini.... dan pak JOKOWI pun luluh bahkann  ibu  MEGA.... Yang kita tuntut sangat Sulit mencalonkan pak JOKOWI melalui macam gerakan yang kita sebut.... dengan *GERAKAN MORAL* 
melalui "theaterical menculik mega"  mengirimi Surat kpd MEGA bahwa kita RELAWAN bersama Rakyat menginginkan Jokowi PRESIDEN tetap lum luluhkan bu Mega..Bahkan kita mengemis dan berjuang meninta dukungan 15 juta tanda tangan dan poto copy KTP sebagai petisi nyata kita bahwa kita Relawan dan RAKYAT menginginkan JOKOWI presiden. .. akhirnya pada bulan maret ibu MEGA pun luluh....
setelah semua yg kita  miliki kita keluarkan.... doa doa kita.dana pribadi kita.waktu .dan pemikiran kita .
begity banyak kawan selama itu halangan dan rintangan kita lalui......
hinaan.cacian .makian dihujamkan kepada kita dan kita tetap berdiri teguh dan optimis...melewati itu semua dengan lapang dada dan Tegar.... . .bahkan hadangan dan tantangan itu makiN menggila ketIka pak JOKOWI  Dicapreskan. bukan saja hinaan n cacian lagi bahkan FITNAH DAN HASUT.SERTA KAMPANYE HITAM Kian merebak namun tak mematahkan semangat Kita.....
dan kita makin KOKOH DAN KUAT dengan semua itu...... karena sudah menjadialanan sehari hari kita diberanda FACEBOOK KITA
Kalian ingat seBAgian perjalanan itu kawan kawan.......????
KINI.... YAH kini.......masa tenang entah apa yang akan terjadi....
sekali lagi kawan kawan kita membutuhkan doa kalian kembali dari semua AGAMA. RAS dan SUKU dinegeri ini agar 9 juli menjadi hal yang terbaik dr semua perjalanan  dan perjuangan kita....dan rakyat
mari kawan kawan ajak sodara.keponakan .teman teman kita. untuk bersama sama mendoakannya......
Salam 2 jarl
"doa dan harapan seorang RELAWAN JOKOWI untuk  INDONESIA DAN GARUDA EMASKU."
#RONALDYOS
"RELAWAN JOKOWI Dunia maya"
#salam2jari
#JKW4P
Www.facebook.com/relawanjokowi7
Subang,05 juli 2014

Selasa, 24 Juni 2014

Slank dukung JOKOWI ; REVOLUSI MENTAL

JAKARTA, SACOM - Di markas Slank, Gang
Potlot Jakarta Selatan, Jokowi kembali
tegaskan komitmennya menolak keras koalisi
bagi-bagi kursi.
"Kalau ada yang datang minta kursi menteri
delapan, sudah enggak usah ke kita, Cawapres
gak usah,” tegas Jokowi (27/05).
Secara tidak langsung Jokowi memang
membenarkan kalau beberapa partai yang
menolak berkoalisi dengan PDI-P memang
meminta jatah kursi.
“Belum-belum kenalan sudah minta menteri,
apalagi menteri utama enggak," tegasnya lagi.
Berita Sebelumnya: Hore! Jokowi Ternyata
Anti Koalisi Bagi-bagi Kursi
Jokowi secara tidak langsung juga mengkritik
koalisi gemuk yang berjalan saat ini yang
terbukti toh tidak efisien juga. Meskipun ia
tidak menunjuk langsung koalisi yang menjadi
lawannya dalam Pilpres 2014.
"Kalau dihitung-hitung ada 64 kursi. Padahal
kan  undang-undang itu mengamanatkan 35
kursi," ujarnya.
Menurut Jokowi lagi, langkahnya itu termasuk
dalam revolusi mental dalam bidang politik.
Koalisi (PDI-P lebih senang menyebutnya
sebagai “kerjasama”) yang dibangunnya itu
semoga bisa membangun tradisi politik
Indonesia yang baru. Baca Juga: Ini
Implementasi Dari Revolusi Mentalnya Jokowi
Langkahnya ini menurutnya tentu butuh
keberanian. Nilai-nilai baru harus segera
dibangun, tradisi lama harus ditinggalkan
karena terbukti tidak efektif.
Sementara menanggapi rekomendasi 46 nama
calon menteri dari Slank Jokowi berjanji akan
mempertimbangkannya dengan sangat serius.
Tapi bukan berarti langsung diterimanya
begitu saja, termasuk dari partai-partai
koalisinya yang terdiri dari NasDem, PKB,
Hanura dan PKP Indonesia.
Kalau memang sesuai dengan kriteria, bukan
mustahil nama-nama yang direkomendasikan
akan dipilihnya mengisi kursi menteri.
Sementara itu dedengkot Slank, Bimbim,
mengakui telah memberikan 46 nama kepada
Jokowi-JK untuk menduduki kursi menteri.
"Jokowi datang ke Potlot, kami ingin ngasih
ide ada beberapa nama, 46 nama yang
negarawan, yang bisa jadi gambaran. Insya
Allah bisa jadi pemimpin kita," kata pria
berperawakan ceking itu.
Sayang sekali Jokowi enggan membeberkan
secara detail 46 nama itu. Gubernur DKI
Jakarta itu hanya menyebut satu nama, tokoh
muda Anies Baswedan. "Salah satu namanya
pak Anies Baswedan," ujar Jokowi.

Minggu, 22 Juni 2014

Pokoknya prabowo nomor satu :p

Pokoknya Prabowo nomor 1
18-06-2014 13:06
* Aku nggak suka jokowi karena jokowi
non muslim, keluarganya jokowi non
muslim.
Pilih pemimpin itu jangan berasal dari
keluarga non muslim.
Lho ko' ternyata jokowi dan
keluarganya muslim semua, Udah haji
lagi, Malah keluarganya prabowo yg
Nonmuslim, adiknya prabowo pembina
kristen gerindra, Ya UDAHLAH lah ...
Pemimpin non muslim ya nggak papa,
pemimpin non muslim boleh ko' kalo
prabowo.
* Aku nggak suka jokowi karena jokowi
antek asing, Pilih pemimpin itu harus
anti asing dan anti amerika.
Lho ko' ternyata prabowo antek
asing dan adiknya bilang gerindra
dan prabowo sangat pro amerika dan
akan memberi kebijakan khusus
kepada amerika dalam pemerintahan
prabowo?
Ya Udahlah
Pemimpin Antek asing juga nggak
papa, Jadi boneka amerika juga nggak
papa kalo prabowo.
*Aku nggak suka jokowi karena
mewariskan pemimpin Non Muslim. Kalo
jokowi jadi presiden kan ahok yg non
muslim jadi gubernur DKI. Ahok yg
bawa2 nyampek DKI siapa sih, Lho,
mas prabowo ya ternyata yg bawa,
yaudah deh kalo mas prabowo yg
bawa gpp.
kembali ke statemen pertama
pemimpin non muslim gpp
* Aku nggak suka Jokowi karena d
dukung syi'ah dan ahmadiah.
Harusnya syi'ah dan ahmadiah itu di
hapuskan dari negeri ini. Orang gila
yang belain mereka, udah tau
melenceng dari ajaran islam ko' masih
di bela2in, Lho ko' mas wowo ikutan
belain http://www.tribunnews.com/
pemilu-201...aligus-ditagih Yaudah
deh, syi'ah dan ahmadiah nggak
papa, prabowo tetep di hati
*Aku nggak suka jokowi karena buka
rekening untuk dukung jokowi, Apa'an
tuh masak pemimpin ko' minta2
kepada rakyatnya. Harusnya bagi2
uang bukan ngemis minta2 uang. "Lho
ko' prabowo ikut2an buka rekening? ,
yaudahlah ... emmm ... gak papa, ikut
buka rekening juga nggak papa biar
dana kampanye lebih transparan dan
kl sudah menjabat nggak ada beban
untuk mengembalikan dana kampanye
lewat korupsi.
Buka rekening, Minta sumbangan,
Ngemis2 ke rakyat boleh ko' kalo
prabowo.
*Aku nggak suka jokowi karena bikin
simulasi debat capres, Masak pemimpin
ko' kayak gitu, apa takut kalo nanti
kalah saingan sama prabowo? ko'
sekarang prabowo ikut2an bikin
simulasi debat capres? yaudah kl pak
prabowo tiru2 bikin debat capres gpp.
Bikin simulasi itu boleh kalo prabowo,
*Aku nggak suka jokowi karena dia
pencitra'an, waduk ria rio, waduk
pluit, pasar tanah abang, jakarta
sehat, jakarta pintar, track record
apa itu itu pencitra'an semua,
bagusan
prabowo lah nggak ada track
recordnya nggak ada pencitra'an
kan gan, aman gan
*Aku nggak suka Jokowi karena dia
itu kerempeng, Masak presiden ko'
krempeng kayak gitu, Udah krempeng,
miskin, sukanya blusuk'an kumpulnya
sama orang2 miskin, kapan kayanya?
Mendingan mas prabowo dong,
Ganteng, Gagah, Kaya, Punya
pesawat pribadi, Mobilnya keren,
rumahnya mewah, Suka jalan2 ke luar
negri, Besar dan sekolah di amerika,
mampir yordania . oh my prabowo
*Aku paling suka prabowo yang tanpa
pencitra'an, beliau itu paling benci
pencitra'an, paling nggak suka dan
nggak nyaman di depan kamera.
paling cuma sesekali aja pas bikin
iklan gerindra selama kurang lebih 12
tahun aja gan
*Aku suka prabowo karena dia mau
nasionalisasi perusaha'an asing gan ,
Lho ko' nggak jadi? apa pak prabowo
belum mempelajari kontraknya? kan
emang kontraknya masih lama, apa
mau di nasionalisasi sekarang?
yaudahlah nggak papa,
nggak jadi nasionalisasi juga nggak
papa pak, yang penting prabowo .
* Aku suka prabowo karena nggak
bagi2 kursi, Lho ko' malah bagi2 kursi
di depan, malah menteri utamanya
ada 2, ARB dan Mahfud MD , gimana
ini ngaturnya, apa ada jabatan yg
lebih tinggi dari mentri, atau
statusnya mentri tapi gajinya lebih
tigggi, yaudah nggak mikir, mau
bagi2 kursi, mentrinya banyak juga
boleh kalo prabowo,
* aku sebenarnya nggak suka FPI
yang suka anarkis, apalagi kalo orasi
sukanya ngrusak membabi buta. Lho
ko' FPI dukung prabowo, yaudah deh
aku juga ikut dukung FPI,
anarkis nggak papa asal dukung
prabowo.
*Aku sebenernya nggak suka ARB,
kasus lapindonya itu lho, apa nggak
kasihan rumahnya yg tenggelam
nggak ada kejelasan ganti rugi. Lho
ko' ARB ikut dukung prabowo, yaudah
deh lupain kasus lapindo, anggap
semuanya sudah selesai,
kalo ARB dung prabowo otomatis
dosa2 lapindo terhapuskan.
*Aku sebenarnya nggak suka PKS
yang heboh karena korupsi daging
sapi. Tapi kalo PKS dukung prabowo,
ya gak papa lah, lagi pula
korupsi daging sapi kan nggak
seberapa yg penting dukung Prabowo.
*Aku suka Prabowo karena beliau mau
mendukung KPK dan memperkuat KPK
untuk menghukum para koruptor. Lho
ko' SDA kena kasus Korupsi dana haji,
tapi kan SDA dukung prabowo dan
prabowo bilang SDA tidak bersalah,
yaudah pasti pak prabowo yang
benar dan KPKnya salah, KPK jangan
galak2 ya, SDA tidak bersalah,
prabowoku yg bilang lho.
yang dukung prabowo itu semuanya
baik.
* Aku suka Prabowo karena IQ nya
tinggi, lho ko' ternyata IQ tingginya
bo'ongan nggak valid, Yaudahlah IQ
rendah juga nggak papa kl prabowo ,
Data nggak Valid juga nggak papa
asal prabowo[/B].
*[B]Aku suka prabowo karena belau
tahu kebocoran negara sampai 7200
Trilyun, Lho ko' ternyata datanya
nggak valid. yaudah lah seperti
statemen yg sebelumnya,
data nggak valid nggak papa kalo
prabowo .
*Prabowo itu keturunan ningrat lho,
jokowi itu terlalu berani cipika cipiki
sama keturunan ningrat. dia kan
rakyat biasa, yg di podium itu bonus,
harusnya jokowi berterimakasih
karena di beri kesempatan cipika
cipiki sama prabowo di depan podium
* Yang paling aku suka dari prabowo
itu banyak banget janjinya, jokowi
mana berani bikin janji2 seperti itu,
http://www.kaskus.co.id/thread/
53996...-jokowi-masuk/ Prabowo
adalah presiden Puja'anku
*Aku nggak suka jokowi karena dia
punya Jasmev, aku paling benci sama
jasmev, nggak di bayar ko' di bela2in.
lho ko' prabowo ikut2an bikin panas
bung, bayaranya 2,5jt/bulan
http://majalah.detik.com/
read/2014/0...kuan-panasbung
yasudahlah Panasbungnya prabowo
nomor 1, Dasar jokowi nggak modal
udah di bela2in masak nggak dibayar.
Panasbungnya prabowo dong 2,5jt/
bln, Mengurangi peganggguran,
hebat kan, Prabowo!!!
Quote:
Intinya aku nggak suka jokowi, mau
dia islam kek, trackrecordnya
setinggi langit kek, bikin negara
kaya, dekat dengan rakyat, hapus
utang luar negri, memakmurkan
negara apa sajalah, aku nggak suka
ya nggak suka.
Aku maunya Prabowo yang jadi
Presiden, mau dia non muslim kek,
antek asing kek, ikut2an jokowi kek,
nggak kreatip kek, nggak ngapa2in
kek, PKS, FPI, PKI, TKI, mau negara
jadi bangkrut kek, pelanggar ham
kek, Tekek kek, bagiku Prabowo tetap
nomor 1 mencontek dan meniru program dan gaya JOKOWI
Hahaghaghahag.....
Salam dua jari
Www.facebook.com/relawanjokowi7